Home - Nasional - 30 Menit Setelah Ditembak Terpidana Mati Masih Hidup
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

30 Menit Setelah Ditembak Terpidana Mati Masih Hidup

ilustrasi
Ilustrasi

NUSAKAMBANGAN, TUTELAH.COM – Pergantian malam dari Sabtu (17/1) ke Minggu (18/1) menjadi masa terakhir 6 terpidana mati kasus narkoba. Mereka telah dieksekusi mati dengan cara ditembak dalam waktu yang bersamaan.

Ke enam terpidana mati itu adalah Namaona Dennis (48), WN Malawi, Marco Arthur Cardoso Muriera (53), WN Brasil, Daniel Inemo (38), WN Nigeria, Ang Kim Sui a.k.a Kim Ho a.k.a Ance Taher (62), kewarganegaraan Belanda, Rani Andriani a.k.a Melisa Aprilia asal Cianjur, dan Tran Ti Bic alias Tran Din Huang (37), WN Vietnam. Semuanya dieksekusi mati di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, kecuali Huang yang ditembak mati di Boyolali.
Pihak Kejaksaan Agung mengatakan bahwa 6 narapidana di Nusakambangan dan Boyolali sudah dieksekusi mati dan meninggal dunia. Eksekusi dilakukan dalam waktu yang hampir bersamaan.
Tentu ada jeda saat peluru menembus dada para terpidana sampai mereka akhirnya meninggal dunia. Bagi kalangan yang menolak hukuman mati, jeda tersebut adalah penyiksaan luar biasa bagi terpidana. Lalu, berapa lama mereka meninggal dunia setelah peluru menebus dada? Berikut faktanya:

Tewas Setelah 35 Menit Ditembak

Tran Ti Bic alias Tran Din Huang (37), WN Vietnam, telah dieksekusi mati di Boyolali, Jawa Tengah. Huang baru meninggal setelah 35 menit peluru menembus jantungnya.

“Yang di Boyolali dieksekusi pukul 00.45, dan dinyatakan meninggal 01.20,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony Spontana, kepada merdeka.com, Minggu (18/1).

Sedangkan 5 terpidana mati di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, yang dieksekusi mati dalam waktu yang hampir bersamaan, dinyatakan meninggal dunia 10 menit setelah eksekusi dilakukan.

“Eksekusi sudah dilaksanakan, di Nusakambangan 5 terpidana dieksekusi pukul 00.30 WIB dan dinyatakan meninggal dunia pukul 00.40 WIB,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony Spontana, kepada merdeka.com, Minggu (18/1).

Menurut Tony, ke lima napi di Nusakambangan dipastikan meninggal sepuluh menit sesudah ditembak.

Dieksekusi di Lapangan Tembak Limus Buntu

Teka-teki di mana tepatnya lokasi eksekusi mati 5 terpidana mati di Nusakambangan, sedikit terjawab. Menurut sumber yang ada di lapangan, eksekusi dilaksanakan di Lapangan Tembak Limus Buntu yang berada di dekat pos polisi Nusakambangan.

Jarak antara dermaga penyeberangan Wijaya Pura dengan lokasi sendiri berjarak sekitar lima kilometer.

“Iya tadi samar-samar terdengar suara tembakan,” ujar seorang warga, Heri Susanto kepada merdeka.com, Minggu (18/1).

Dari keterangan sumber tersebut, eksekusi ke lima terpidana mati dilakukan dalam waktu bersamaan oleh lima regu tembak yang anggota tiap regunya berjumlah sembilan orang.

Kelima jenazah tersebut kemudian divisum oleh tim dokter dan dipersiapkan untuk dikebumikan sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing.

Warga Dengar Suara Tembakan

Tepat pukul 00.47 WIB, Minggu (18/1) terdengar suara tembakan keras di Mako Brimob Gunung Kendil, Boyolali. Suara tembakan tersebut terdengar dari bagian Mako Brimob. Beberapa warga yang ada juga mendengarkan suara tembakan yang hanya terdengar satu kali tersebut.

Pantauan merdeka.com, suara tembakan keras itu terdengar setelah suasana di sekitar Mako sepi. Ratusan warga yang semula berkumpul di jalan sudah diminta pulang. Sementara puluhan wartawan, yang berkumpul di depan pintu utama sebagian besar juga sudah meninggalkan markas.

“Suaranya keras sekali mas, saya merinding mendengarnya,” ujar Taufiq (25) warga sekitar Mako Brimob.

Belum ada kepastian apakah suara tembakan tersebut merupakan tembakan eksekusi terhadap terpidana Tran Thi Bich Hanh.***

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Tampilan Jokowi yang Kembali Formal Saat Blusukan

Jakarta – Presiden Joko Widodo ‘hobi’ bergaya kasual saat blusukan dan kunjungan ke daerah belakangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *