Home - Advertorial - Pemkab Rohil Dorong Kemajuan Pertanian dan Perikanan
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Pemkab Rohil Dorong Kemajuan Pertanian dan Perikanan

bupati-panen

BAGANSIAPIAPI – Bupati Kabupaten Rohil, H Suyatno  Kecamatan Rimba Melintang merupakan wujud dari kepedulian Pemerintah Kabupaten Rohil, karna di daerah tersebut sebagai lumbung pangan beras di daerah ini yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan dalam menargetkan swasembaya beras di
Rohil.

Kecamatan Rimba Melintang sendiri merupakan salah satu kecamatan yang memiliki potensi yang lebih dibandingkan dengan kecamatan-kecamatan lainnya yang ada di daerah ini dalam hal pengembangan potensi pertanian padi. Dimana luas untuk persawahan di Kecamatan Rimba Melintang mencapai 70 persen dari luas lahan persawahan yang ada di Kabupaten Rohil.

Dinas Pertanian Kabupaten Rohil, kecamatan Rimba Melintang memiliki potensi sawah kurang lebih sekitar 949.76 hektar,
atau hampir 70 persen dari total keseluruhan luas lahan sawah yang ada di kabupaten Rohil yakni, 12,709.14 hektar.

Berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Rohil untuk meningkatkan hasil produksi pertanian yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat, ditargetkan ke depannya hasil produksi padi ini dapat meningkat dengan menerapkan sitem dua kali penananaman padi serentak selama setahun.

“Jangka panjang kita hanya memperkuat sektor pangan seperti padi, namun untuk sektor lainnya seperti jagung dan kedelai, dan holtikultura dan peternakan serta potensi unggulan lainnya yang akan dikembangkan juga,” ucapnya Sektor pangan jenis padi, Rohil saat ini produksinya sudah bisa dikatan sangat bagus.

Potensi yang dimiliki kecamatan itu maka Dinas Pertanian terus melakukan berbagai upaya dan terobosan-terobosan baru guna meningkatkan kualitas sekaligus kuantitas hasil panen padi di daerah tersebut. “Saat ini, saya berharap agar masyarakat tidak berpikir untuk mengalih fungsikan lahan pertanian menjadi perkebunan kelapa sawit.

Perbandingan hasil produksi satu hektar sawah dan satu hektar kebun kelapa sawit, maka hasil panen padi sawah jauh memadai dari hasil panen kelapa sawit. Selain itu biaya operasional yang dikeluarkan petani persawahan lebih sedikit dari biaya operasional kebun kelapa sawit. Kira-kira perbandingannya 70 : 30 persen,” katanya.

BUDIDAYA KERANG DI SINABOI

kerang Sinaboi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SINABOI – Selain Kecamatan Pasir Limau Kapas (palika), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) juga bakal menjadikan Kecamatan Sinaboi sebagai sentral budidaya kerang. Pasalnya, selain daerahnya memiliki potensi perikanan yang melimpah ruah, ternyata daerah itu juga memiliki potensi kerang yang berkualitas tinggi.

“Bahkan, pihak kecamatan setempat mengklaim kalau kerang yang ada didaerahnya itu lebih bagus kualitasnya jika dibandingkan kerang yang berasal dari panihan, kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika),” ujar Camat Sinaboi, Abdul Hamid di Bagansiapiapi.

Menurut Mantan Kakan Satpol PP Rohil ini, apabila kecamatan Sinaboi dikembangkan sebagai sentral budidaya kerang maka sangat diyakini perekonomian masyarakat akan meningkat, namun jika hal itu terwujud pihaknya bersama masyarakat akan mengusulkan untuk melakukan pengelolaan bibir pantai sepanjang 2,5 kilometer ke Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Rohil.

“Saat ini bibir pantai yang ada di Sinaboi telah mengecil diakibatkan air pasang surut sehingga kapal nelayan sangat sulit untuk merapat ke pantai tersebut. Jika bibir pantai itu digali kembali, maka selain kapal nelayan mudah merapat juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat budidaya kerang,” jelas Abdul Hamid.

Ia juga mengatakan, dalam waktu dekat Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti akan mengunjungi Kabupaten Rokan Hilir pada Bulan Mei mendatang untuk melihat potensi perikanan dirohil, salah satu kecamatan yang dikunjunginya itu adalah Kecamatan Sinaboi.

“Insya Allah kalau tidak ada halangan Menteri Susi akan ke Sinaboi pada Mei 2016. Bahkan kita juga saat ini telah menyiapkan 60 nelayan untuk melakukan penangkapan ikan di seputaran perairan Sinaboi dengan tujuan agar Menteri tahu bahwa daerah ini memiliki potensi perikanan yang menjanjikan,” katanya.

 

DARUSALAM SEBAGAI LUMBUNG PANGAN

bupati lumbung padi

 

 

 

 

 

 

 

 
SINABOI – Kepenghuluan Darusalam, Kecamatan Sinaboi, dinilai cocok dijadikan lumbung pangan di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Daerah yang berbatasan langsung Kota Dumai itu merupakan daerah potensial di bidang pertanian, perkebunan dan palawija.

Demikian dikatakan Bupati Rohil, Suyatno di Bagansiapiapi, baru-baru ini. Ia mengatakan Darussalam memiliki kontur tanah yang subur dibandingkan daerah lainnya.

“Darusalam cocok di jadikan lumbung pertanian pangan. Di kepenghuluan ini berdasarkan data tahun 2013 lalu masih terdapat sebanyak 2.040 hektar lahan pertanian yang belum dialihfungsikan. Ini harus dipertahankan dan saya berharap para petani tidak melakukan alih fungsi lahan dari palawija ke tanaman keras seperti kelapa sawit. Karena perkebunan kelapa sawit yang ada sudah luas. Sebaiknya lahan yang tersisa ditingkatkan ke tanaman palawija dan padi,” kata Suyatno.

Dikatakan, untuk memotivasi petani, Pemkab Rohil akan terus memberikan bantuan berupa bibit dan alat pertanian baik itu dari pusat, provinsi dan Pemkab Rohil sediri. Bantuan peralatan yang sudah diberikan melalui Kelompok Tani (Poktan) adalah Hand Traktor, dan Hand Sprayer

“Ini kita lakukan untuk memotivasi petani agar tidak mengalihfungsikan lahan ke peruntukan lain. Karena lahan yang ada saat ini tidak putus peruntukanya untuk jagung dan padi saja, akan tetapi harus ada tanaman palawija seperti keladi, kedele dan tanaman sayur mayur lainya,” beber Suyatno.

Agar para petani lebih semangat tambahnya, pemerintah juga akan turut membantu para petani berupa alat seperti Hentraktor, Konsler, Henspayer kepada petani setempat melalui kelompok tani.

“Harapan kita Sinaboi menjadi lahan pertanian dan menjadi lumbung pertanian terbesar di Rohil . Apalagi di Sinaboi khususnya dikepenghuluan Darusalam sesuai dengan data tahun 2013 lalu masih terdapat sebanyak 2.040 hektar lahan yang masih belum di fungsikan,” pungkas Suyatno.//avd/humas//

 

 

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Pembangunan Sarana Jalan sebagai penunjang Perekonomian Rokan Hilir

TUTELAH.com – BAGANSIAPIAPI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) meminta pemerintah desa yang ada …