Home - Riau - Kabupaten Rokan Hilir - Al Azhar: LAM Harus Kembangkan Budaya Melayu Rohil
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Al Azhar: LAM Harus Kembangkan Budaya Melayu Rohil

al-azhar

TTC – TUTELAH.COM – BAGANSIAPIAPI – Pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dituntut bisa mengembangkan budaya Melayu Rohil. LAM juga diminta bisa membantu masyarakat dalam mencari solusi menyelesaikan masalah, khususnya masalah sosial.

Demikian disampaikan Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Datuk Al-azhar di sela-sela mengukuhkan pengurus LAM Rohil masa bakti 2016-2021, di gedung serbaguna, Bagansiapiapi, Rabu (23/3/2016).

“Musyawarah Daerah (Musda) ini merupakan momen yang baik dan tepat mengingat saat sekarang di masyarakat Melayu itu menghadapi berbagai tantangan,” kata Al-azhar.

Agar berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat itu bisa terpecahkan, dirinya berharap pengurus LAM Rohil yang terpilih dan dikukuhkan bisa peka terhadap persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat.

Melihat kekompakkan antara semua elemen LAM Rohil, ia percaya akan mampu memainkan peran strategisnya untuk pelestarian dalam pengertian menggali, membina, melindungi, mengembangkan dan memanfaatkan kebudayaan Melayu untuk diaktualisasikan di tengah-tengah kehidupan masa kini.

“Kita harus membuktikan bahwa kebudayaan Melayu itu adalah kebudayaan yang tahan zaman. Artinya tidak anti perubahan tapi justru mampu menyerap dan menepis perubahan-perubahan yang didasari atas nilai-nilai luhur, adat dan budaya Melayu itu sendiri,” sebutnya.

Dijelaskan, kebudayaan Melayu yang hakiki itu adalah kebudayaan orang dan kebudayaan penunggang gelombang.

“Penunggang gelombang tidak pernah khawatir pada gelombang seperti apapun. Misal, kita ini penunggang bono tidak peduli apakah bono Sungai Rokan atau Sungai Kampar. Bahkan saya melihat bahwa sesuatu yang kurang itu merupakan kesalahan atas dirinya, makanya LAM Rohil salah satu diantara institusi yang diharapkan untuk memulihkan kekuatan, ketegaran dan kedahsyatan orang dan budaya pengunggang gelombang tersebut,” pesannya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati (wabup) Rohil, Erianda SE berharap kepada pengurus yang baru dilantik untuk segera menyusun program kerja lima tahun ke depan.

“Kami meminta kepada pengurus LAM untuk memberitahukan kepada masyarakat dan anak sekolah tentang budaya Melayu Rohil. Kalau bisa setahun sekali itu harus ada kegiatan pawai adat Melayu,” usul Erianda, sebagaimana dilansir riautrust.com.

Erianda juga mengingatkan, tugas LAM Rohil ke depan cukup berat. Karena masyarakat sudah semakin jauh tertinggal dari nilai-nilai dan orma-norma adat. “Lakukan pembenahan secara bertahap dengan melakukan pembinaan terutama kepada generasi muda,” pesannya.

Dari hasil Musda I LAM Rohil yang dilaksanakan selama dua hari itu terpilih susunan pengurus yang baru diantaranya, Ketua Majelis Kerapatan Adat dipimpin oleh Marzuki, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Rasyid Abizar dan Ketua Dewan Kehormatan Drs H Surya Arfan MSi.//rohilkab//

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Apel pertama pasca libur lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah Pemkab Rohil

  ROHIL-Bupati Rohil H Suyatno, memimpin apel pertama pasca libur lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah. …