Home - Nasional - Dana Aspirasi Rp20 M, DPR Dinilai Pakai Politik Gentong Babi
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Dana Aspirasi Rp20 M, DPR Dinilai Pakai Politik Gentong Babi

Dana Aspirasi Rp20 M, DPR Dinilai Pakai Politik Gentong Babi
Rakhmatulloh

dana-aspirasi-rp20-m-dpr-dinilai-pakai-politik-gentong-babi-DC5

JAKARTA – Rencana DPR buat menggolkan dana aspirasi sebesar Rp20 miliar per anggota dewan terus menuai kecaman dari kalangan masyarakat. Pasalnya, permintaan dana tersebut dinilai tidak masuk akal.

“Dengan permintaan anggaran Rp20 miliar pertahun menurut saya itu permintaan yang lebay,” kata Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Idil Akbar ketika dihubungi Sindonews, Minggu (14/6/2015).

Idil mengatakan, dana aspirasi memang dibutuhkan masyarakat daerah, namun tidak dilakukan oleh DPR. Menurutnya, kapasitas mengeksekusi dana untuk daerah cukup dilakukan pemerintah.

“Mereka berwenang menyerap dan menyuarakan aspirasi, bukan mengeksekusi kebijakan,” jelasnya.

Dia tak menjamin dana aspirasi bisa disalurkan sebagaimana mestinya jika dilakukan oleh anggota dewan. Bahkan, dia khawatir uang puluhan miliar tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada publik.

“Karena itu saya menduga ini hanyalah satu trik politik gentong babi. Dimana DPR ingin ibarat Sinterklas yang membawa uang banyak dan bisa menyelesaikan segenap masalah dengan sekejap. Dengan begitu mereka bisa membangun citra diri sebagai ‘penolong’ di dapilnya masing-masing,” pungkasnya.

source: http://nasional.sindonews.com/read/1012349/12/dana-aspirasi-rp20-m-dpr-dinilai-pakai-politik-gentong-babi-1434207617

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Tampilan Jokowi yang Kembali Formal Saat Blusukan

Jakarta – Presiden Joko Widodo ‘hobi’ bergaya kasual saat blusukan dan kunjungan ke daerah belakangan …