Home - Riau - Kabupaten Siak - Diduga Ada Pejabat Ikut Menikmati Dana BOS SMK 1 Mempura, Kejari Siak Ditantang Usus Tuntas
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Diduga Ada Pejabat Ikut Menikmati Dana BOS SMK 1 Mempura, Kejari Siak Ditantang Usus Tuntas

Diduga Ada Pejabat Ikut Menikmati Dana BOS SMK 1 Mempura, Kejari Siak Ditantang Usus Tuntas
Penulis: Satria Donald
siak4e180b2f6331c32e98ab1dc9c-34057
Diduga Ada Pejabat Ikut Menikmati Dana BOS SMK 1 Mempura, Kejari Siak Ditantang Usus Tuntas
ilustrasi/net
SIAK SRI INDRAPURA, – Tokoh masyarakat Siak Endang Sukarelawan kembali mendesak Kejaksaan Negeri Siak untuk mengusut tuntas kasus korupsi dana BOS di SMKN 1 Mempura. Dimana, dalam kasus itu sudah ditetapkan 3 tersangka, yakni kepala SMKN 1 Mempura, wakil kepala sekolah dan bendahara.

“Mereka bertiga itu hanya tumbal, Kejari Siak harus telusuri kemana saja aliran dana Rp300 juta itu. Sesuai pengakuan tersangka, dana itu digunakan untuk kegiatan Pemkab Siak, tentu ini bisa dijadikan dasar bagi Kejari guna mencari tersangka lainnya. Saya menduga, ada pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siak yang ikut menikmati dana BOS itu,” kata Endang kepada GoRiau.com, Kamis (11/6/2015).

Menurut mantan anggota DPRD Riau ini, 3 tersangka yang sudah ditetapkan Kejari hanya korban oleh oknum pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siak. Sebab, sesuai aturan penggunaan dana BOS di masing-masing sekolah selalu diawasi langsung oleh dinas terkait.

“Kita tantang Kejari Siak untuk mengusut tuntas korupsi dana BOS ini. Jangan hanya mereka saja yang jadi korban, sementara pejabat yang ikut menikmati dana itu bebas berkeliaran. Saya yakin, kalau Kejari Siak serius menangani kasus ini, pasti dapat menemukan kemana saja aliran dana BOS itu. Masyarakat Siak akan terus memantau kinerja Kejari dalam mengungkap korupsi dana BOS ini,” ujar Endang.

Seperti diberitakan, Kejaksaan Negeri Siak akhirnya menetapkan 3 tersangka terkait dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Mempura yang merugikan negara sebesar Rp300 juta, Senin (4/5/2015). Ketiga tersangka itu, SD (kepala sekolah), SY (wakil kepala sekolah) dan YH (bendahara sekolah).

Beberapa waktu lalu, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak Emri Kurniawan mengatakan, pihaknya akan terus mendalami kasus korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Mempura senilai Rp300 juta. Kendati sudah ditetapkan 3 tersangka, namun tidak tertutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus korupsi tersebut.

“Kalau sampai saat ini baru 3 tersangkanya, kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan bendahara. Tapi kita tetap mendalami kasus ini, apakah ada keterlibatan oknum pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siak,” kata Emri.

Emri berjanji akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siak Kadri Yafis untuk dimintai keterangan terkait sejauh mana kewenangan Disdik dalam mengawasi pengunaan dana BOS di masing-masing sekolah.

“Iya, kita akan panggil Kepala Dinas Pendidikan Siak untuk dimintai keterangannya,” ujar Emri, waktu itu.(nal)goriau.com

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

RSUD Siak Tembus Nominasi 3 besar Nasional Dalam Inovasi

SIAK- Berbagai inovasi yang digagas RSUD Tengku Rafian Siak Sri Indrapura dalam mendukung optimalisasi pelayanan …