Home - Riau - Kota Dumai - Disnaker Tunda Pencatatan, Khairuddin Tegaskan KSPSI Kota Dumai Hanya Satu
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Disnaker Tunda Pencatatan, Khairuddin Tegaskan KSPSI Kota Dumai Hanya Satu

1audensi KSPSI

Jumat, 10/04/2015 , Ketua DPC KSPSI bersalaman dengan Ketua DPRD Kota Dumai saat melakukan audensi

DUMAI – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Dumai hanya satu yang sah secara hukum. Karena itu diminta Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan segera mencatat kepengurusan yang sudah terbentuk.

Penegasan ini disampaikan Khairudin SHi, MAg, setelah melakukan sosialisasi kepengurusan dengan pihak-pihak terkait belum lama ini.

“KSPSI Kota Dumai hanya satu yang sah dan diakui berdasarkan keputusan yang telah dikeluarkan oleh DPD KSPSI Riau dengan Khairudin SHi, MAg sebagai ketua didampingi sekretaris Aswardi,” kata Khairudin didampingi Kepala Kantor Kesekretariatan KSPSI Dumai, Supianto SSos MM di Pekanbaru, Jumat (10/4).

Ia mengaku tak bertanggungjawab adanya pihak tertentu yang mengaku sebagai pengurus KSPSI Kota Dumai. Karena mereka tersebut tidak diakui keberadaan oleh pengurus pusat.

Khairudin mengakui sedikit kecewa dengan lembaga berwenang dalam hal ini seperti Disnakertranduk Kota Dumai lambat merespon surat pemberitahuan yang telah disampaikan sebelumnya. Bahkan Disnakertrans menyatakan penangguhan pecatatan.KSPSI hadir sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 21 tahun 2000 tentang serikat pekerja.

Padahal jalannya organiasi sangat diharapkan untuk melindungi hak-hak pekerja, terutama di kota Dumai yang memiliki ratusan perusahaan skala besar.

“Kami sudah menyampaikan surat menegaskan kalau KSPSI yang sah sesuai dengan surat keputusan yang telah dikeluarkan, merujuk pada lembaga KSPSI pusat dibawah pimpinan Yorrys Raweyai,” lanjut Khairuddin.

Dijelaskan, sebelumnya surat dari DPP SPSI mengesahkan Ketua DPD KSPSI Riau Drs Hermanysah dan Sekretaris Nursal Tanjung, dan untuk SK Ketua DPC SPSI Kota dipimpin Khairudin S.SHi MAg dan Aswardi. Di luar itu yang mengaku kepengursan KSPSI secara jelas dan tegas tidak diakui kepemimpinan atau salah alamat atau tidak ada, sesuai surat penegasan DPP KSPSI nomor surat 441/ORG/DPP KSPSI/XII.

Khairuddin juga kecewa dengan sikap Komisi I DPRD Kota Dumai. Awalnya KSPSI menyampaikan permintaan audensi dan disetujui dengan diundang untuk menghadiri pertemuan pada Senin (6/10). Sayangnya dalam pertemuan itu, justru DPRD mengundang pihak lain yang juga mengaku pengurus KSPSI Kota Dumai dengan pimpinan Nurdin Budin SSos.

“Saat digelar pertemuan terjadi situasi panas. Pihak Komisi I lalu menyimpulkan kepengurusan KSPSI Kota Dumai kisruh, padahal itu tidakk beralasan sekali, karena tidak adalagi dualisme kepengurusan,” sebutnya.

Sekedar meluruskan, lanjut Khairuddin, perlu dipahami bahwa dualisme kepengurusan KSPSI di tingkat pusat telah berakhir dengan adanya rekonsiliasi yang digelar di Jakarta pada 1 Agustus 2012 lalu.

Di mana saat itu dipertemukan antara kepengurusan hasil Kongres VII Jakarta yang dipimpin Drs Sjukur Sarto MS dengan kepengurusan hasil Kongres VIII di Malang dengan pimpinan Yorrys Raweyai. Rekonsiliasi ini menghasilkan Surat Keputusan menunjuk Yorrys Raweyai sebagai Ketua Umum periode 2014-2019.

Pada Desember 2014 lalu, kepengurusan hasil rekonsiliasi telah menggelar Kongres VIII di Jakarta. Dari sana dikeluarkan surat keputusan menunjuk Drs Hermanysah dan Nursal Tanjung sebagai Ketua dan Sekretaris DPD KSPSI Riau. Sementara untuk Dumai ditetapkan Khairuddin sebagai Ketua dengan Sekretaris Azwardi.

Belakangan ada pihak lain yang juga menggelar kongres illegal dengan menunjuk Drs H Serta Ginting. Mereka ini yang mengeluarkan surat keputusan penunjukkan DPD KSPSI Riau dengan pimpinan Rusli Ahmad dan untuk Dumai dimpimpin Nurdin Budin.

“Karena itu kepengurusan pusat telah menyatakan tidak mengakui kepengurusan mereka. Karena itu pihak-pihak terkait diminta untuk memahami hal tersebut,” imbuhnya.

Dia juga berharap Walikota Dumai, Disnakertranduk, Polres dan DPRD Kota Dumai menindaklanjuti hal ini. Kepada Pimpinan Unit Kerja (PUK) dapat bergabung dengan organisasi yang benar guna terciptanya situasi kerja di Kota Dumai yang aman dan kondusif.

“Insyaallah juga pada 25-27 April 2015, kami akan melaksanakan Konferda di Hotel Labersa Pekanbaru yang akan dihadiri Ketum Bapak Yorrys Raweyai,” pungkasnya. (rul)politikriau.com

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Distanak Dumai Sosialisasikan tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam

              TUTELAH.COM, DUMAI – Tidak lama lagi kita akan …