Home - Riau - Kabupaten Rokan Hilir - DPC- HIPKI) Kabupaten Rokan Hilir, Program Full Day School itu tidak bisa dipaksakan
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

DPC- HIPKI) Kabupaten Rokan Hilir, Program Full Day School itu tidak bisa dipaksakan

al

TUTELAH.COM – UJUNG TANJUNG, Adanya isu rencana program pemerintah melaksanakan sekolah penuh seharian (Full Day School) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan oleh Bapak Muhadjir Effendy, menurut Khoirul Azhar Ketua Himpunan Penyelenggara dan Pelatihan Kursus Indonesia ( DPC- HIPKI) Kabupaten Rokan Hilir ” ini baik, tapi saya kira penyeragaman sistem full untuk di setiap jenis sekolah itu tidak tepat. ” jelasnya

“Menurutnya sistem pendidikan nasional yang tertuang dalam UU RI No. 20 Thn 2003 menyebutkan Satuan pendidikan itu ada tiga:
1. Pendidikan Formal,2.Pendidikan Nonformal,3. Pendidikan informal.
Nah..Pendidikan formal seperti SD, SLTP, SLTA dan Perguruan Tinggi, sedangkan Pendidikan non formal seperti Lembaga Kursus, Majlis ta’lim dan yang lainnya , sedangkan informal adalah pendidikan keluarga.

Ketiga satuan pendidikan ini sasarannya adalah peserta didik formal itu juga. contoh Pelajar SD, juga ada kursus bahasa Inggris, pelajar SLTP, SLTA dan umum juga ada kursus komputer, bahasa inggris, otomotif dan lain lain, kalau di berlakukan sistem Full day school berarti sama saja menghilangkan sistem pendidikan Non formal. karena semua pelajar disekolah tidak punya waktu lagi untuk ikut di pendidikan nonformal (life skill), berarti ini melanggar undang-undang yang sedang berlaku itu sendiri.” Ujarnya.

Khoirul Azhar, sebagai Ketua Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (DPC-HIPKI) Rokan Hilir telah mendapatkan respon dari pengelola lembaga kursus se-Rokan Hilir bahkan Riau umumnya. banyak wali murid ingin memasukan anaknya kursus pada hari minggu saja, karena di hari lain sudah penuh di sekolahan. contohnya siswa SD belajarnya pagi dan dilanjutkan MDA pada sore harinya. malamnya mengaji.

Tentu sama sekali tidak ada luang waktu lagi untuk belajar life skill. saya sangat menyayangkan sekali kalau ini di terapkan pada SLTP dan SLTA, mereka tidak akan bisa lagi mendapat pendidikan luar sekolah dilembaga kursus. padahal setiap harinya penyelenggara kursus seperti komputer selalu dipenuhi oleh siswa sekolahan mulai dari pagi untuk umum, siang, sore sampai malam untuk anak sekolahan. ini dapat di lihat di lembaga kursus Komputer LKP Alang Komputer di Ujung Tanjung Rohil.” Ujarnya.

Memang full school itu sudah ada diterapkan seperti di sekolah unggul, pondok pesantren, ini memang sangat cocok. tapi saya rasa tidak diberlakukan full day school tidaklah mengurangi keberadaan siswa tidak mau belajar di tempat lain. apalagi sekarang banyaknya faktor pendukung untuk anak bangsa harus mengisi dirinya belajar.

Banyak lembaga pendidikan kursus, dengan sudah tingginya persaingan. ini dengan tidak langsung sudah memicu anak-anak bangsa untuk terus belajar. ” andaikan terjadi kekhawatiran penyimpangan akhlaq karena kemajuan teknologi, saya kira program Full Day School itu tidak bisa dipaksakan.

Sedangkan pembentukan akhlaq tidak ada jaminannya dari sekolah saja, karena pendidikan itu ada di rumah tangga, sekolah dan lingkungan.” Terangnya kepada tutelah.com senin 14/11/2016 dikantor lembaga kursus “Alang Komputer ” diUjung Tanjung Kecamatan Tanah Putih.

LAP:TO.

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Kodim 0321 Rohil Akan gelar Aksi doa bersama 17-17-17

ROHIL-Kodim 0321 Rohil akan menggelar doa lintas agama pada tanggal 17 Agustus 2017 mendatang, doa …