Home - Nasional - Indonesia harus ambil peran diplomasi sikapi tragedi kemanusian di Aleppo
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Indonesia harus ambil peran diplomasi sikapi tragedi kemanusian di Aleppo

 

Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini. Foto: Fraksi PKS

Tragedi kemanusiaan akibat konflik bersenjata di Aleppo, Suriah menjadi sorotan dunia, termasuk Indonesia. Pasalnya korban jiwa rakyat sipil bergelimpangan.

Bahkan Sekjen PBB Ban Ki Moon berujar bahwa yang terjadi di Aleppo jauh lebih buruk dari rumah jagal.

Komisi HAM PBB mendapatkan laporan bahwa yang terjadi adalah eksekusi (pembantaian) warga sipil. Keprihatinan mengalir dari berbagai belahan dunia, tak terkecuali dari Indonesia.

Menanggapi konflik di Suriah ini, Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengaku merasakan duka dan kepedihan mendalam atas tragedi kemanusiaan (penghancuran dan pembunuhan warga sipil) di kota Aleppo. Duka dan kepedihan yang juga dirasakan oleh sebagian besar rakyat Indonesia yang mengikuti kabar seputar tragedi tersebut melalui media.

“Apa yang terjadi di Aleppo sangat menyedihkan. Kotanya hancur, rakyat sipil yang sebagian besar terdiri dari perempuan, orang tua, dan anak-anak tak berdosa menjadi korban. Sementara ribuan lainnya dalam kondisi memprihatinkan, minim makanan, air, dan kebutuhan medis untuk bertahan hidup. Aleppo darurat intervensi kemanusiaan,” ujarnya di Jakarta, Jumat (16/12/2016).

Rakyat Indonesia, lanjut Jazuli Juwaini, sebagian besar mengikuti viral sosial media yang berisi kengerian dan kehancuran Aleppo, juga testimoni dan harapan bantuan dunia dari warga Aleppo yang seolah menjadi pesan terakhir dari mereka.

“Mewakili perasaan sebagian besar rakyat Indonesia, Fraksi PKS mengetuk dan mendorong Pemerintah RI untuk aktif melakukan diplomasi internasional agar PBB dan badan dunia lainnya segera melakukan intervensi kemanusiaan di Aleppo sesegera mungkin,” ungkap Jazuli.

Secara bilateral, lanjut Jazuli, Fraksi PKS meminta Pemerintah menekan Suriah dan negara-negara terkait seperti Rusia melalui Duta Besarnya di Jakarta agar menghentikan tragedi kemanusiaan di Aleppo, melakukan genjatan senjata, dan membuka pintu untuk bantuan kemanusiaan. Apalagi hal ini telah menjadi keprihatinan masyarakat dunia dan rakyat Indonesia khususnya.

Menurut Anggota Komisi I ini, langkah diplomasi Indonesia sangat strategis sebagai negara mayoritas muslim dimana rakyatnya memiliki rasa solidaritas kemanusiaan yang luar biasa. Indonesia bisa menjadi yang terdepan dalam menggalang solidaritas negara-negara dunia untuk bantuan kemanusiaan Aleppo.

“Beribu ungkapan kesedihan dan doa bahkan penggalangan dana bantuan untuk Aleppo dilakukan oleh rakyat Indonesia. Ini bentuk solidaritas yang luar biasa dan menjadi modal besar bagi diplomasi Indonesia untuk menghentikan tragedi kemanusiaan di sana, selain tentu saja karena amanat dan perintah konstitusi kita,” pungkasnya.@dg

 

sumber:LENSAINDONESIA.COM

 

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Tampilan Jokowi yang Kembali Formal Saat Blusukan

Jakarta – Presiden Joko Widodo ‘hobi’ bergaya kasual saat blusukan dan kunjungan ke daerah belakangan …