Home - Nasional - Jelang Pilkada, Parpol Berburu Tokoh Populer
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Jelang Pilkada, Parpol Berburu Tokoh Populer

 

 

jelang-pilkada-parpol-berburu-tokoh-populer-w6I
Kiswondari
Jelang Pilkada Parpol Berburu Tokoh Populer
JAKARTA – Pendaftaran calon kepala daerah (kada) dan wakil kepala daerah (wakada) untuk pilkada serentak 2015 tinggal tiga bulan lagi. Sejumlah partai politik (parpol) tengah berburu sejumlah tokoh dengan tingkat popularitas tinggi untuk dijadikan sebagai calon kada dan wakada.

Seperti misalnya yang dilakukan oleh Partai Gerindra, PAN, dan Partai Golkar. Mulai dari survei tokoh-tokoh untuk mengetahui tingkat popularitas sampai dengan perekrutan tokoh populer dari parpol lain untuk dijadikan calon kada dan wakada.

“Kita masih melakukan survei, baik itu survei kekuatan partai, maupun juga tokoh yang muncul,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani kepada wartawan di Jakarta, Rabu 29 April 2015.

Muzani mengatakan, ada sejumlah tokoh-tokoh yang kabarnya akan dipersiapkan Partai Gerindra sebagai calon kada dan wakada. Seperti misalnya musisi ternama Indonesia, Ahmad Dhani yang namanya santer disebut di internal Partai Gerindra.

“Di internal ada suara seperti itu,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang merupakan kader PKS juga kabarnya akan masuk ke Partai Gerindra dan diusung sebagai calon kada atau wakada. Muzani juga berharap, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dari PDIP dapat bersanding dengan kader Partai Gerindra sebagai pasangan calon.

“Bu Risma contoh kepala daerah yang sukses, kita akan lihat mungkin enggak Bu Risma berpasangan dengan kader Partai Gerindra,” jelas Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR itu.

Menurut Muzani, pilkada serentak 2015 menjadi penting karena menjadi ajang konsolidasi menuju Pemilu 2019. Sehingga, Partai Gerindra melakukan kecermatan dan ketelitian agar calon yang diusung dapat memberikan harapan besar bagi daerah. Karena, bisa memengaruhi besar pada perolehan suara pada Pemilu 2019.

“Kriteria utama, orang yang memiliki komitmen jelas bagi pembangunan daerah, dan sejalan dengan perjuangan Partai Gerindra. Pengalaman-pengalaman kita menjadikan kita matang dalam mengambil sikap politik (memilih calon),” terangnya.

Lebih jauh, Muzani menjelaskan, Partai Gerindra juga tidak akan menutup diri untuk memmbentuk koalisi dengan partai lain di luar Koalisi Merah Putih (KMP). Karena, fakta jumlah kursi rata-rata Partai Gerindra di daerah yang tidak mencukupi, tidak sampai 20% sehingga harus koalisi. sindonews.com

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Tampilan Jokowi yang Kembali Formal Saat Blusukan

Jakarta – Presiden Joko Widodo ‘hobi’ bergaya kasual saat blusukan dan kunjungan ke daerah belakangan …