Home - Riau - “Kapan pembunuh anak saya ditangkap ?
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

“Kapan pembunuh anak saya ditangkap ?

Lima Bulan Berlalu,
Polres Kampar Belum Tangkap Pembunuh Rizki

TANGKAP

TUTELAH.COM – KAMPAR-Lima bulan berlalu, jajaran Kepolisian Resort (Polres) Kampar belum juga berhasil menangkap Putra Armansyah, tersangka pelaku pembunuhan Rizki Irawan.

Ayah almarhum Rizki, Casman Domo kepada wartawan, Jumat (26/2), sangat menyayangkan lambannya penanganan kasus yang menimpa putranya itu. “Kapan pembunuh anak saya ditangkap ?. Kami harus mengadu kemana lagi kami supaya pembunuh anak saya ini segera ditangkap,” tuturnya dengan raut wajah sedih.

Casman yang berdomisili di Desa Pauh Kecamatan Rumbio, Kabupaten Kampar Riau ini, juga mengeluhkan anggota Polsek Kampar jarang memberi kabar terkait perkembangan penanganan kasus pembunuhan anaknya.

Alhasil, pihak keluarga agak sungkan bertanya ke penyidik. Karena tak ada kabar gembira yang diperolehnya. Sedangkan raut wajah almarhum Rizky selalu terbayang oleh Casman.

“Sudah sering kami tanyakan, jawabannya itu-itu saja. Masih dicarilah, sedang diburu pelakunya. Tapi sudah 5 bulan tidak juga tertangkap. Ini urusan nyawa. Apakah memang sulit menangkap pelakunya,” tanyanya.

Casman mengisahkan kronologis kejadian yang merenggut nyawa anaknya pada awal bulan Oktober 2015 sekitar pukul 15.00 WIB, di Desa Pauh, Kecamatan Rumbio. Kala itu, Rizki Irawan yang baru pulang dari kebun karet langsung diserang pelaku dari belakang.

“Almarhum anak saya mau memarkirkan sepeda motornya. Tiba-tiba dari belakang, pelaku memukulnya memakai batu besar tepat di pundak,” terang Casman.

Mendapat serangan pukulan dari Putra Armansyah, Rizki langsung tumbang. Parahnya, korban yang sudah tidak berdaya tersebut diinjak-injak pelaku tanpa ampun.

“Sebelumnya memang ada pertengkaran antara anak saya dengan dia (Putra Armansyah). Kami duga ini perbuatan terencana, karena bukan hanya berniat menganiaya tapi membunuh,” ucap Casman.

Dijelaskan Casman, pelaku yang mengira korban meninggal dunia ketika itu langsung melarikan diri. Beberapa jam kemudian korban tersadar dan langsung mendapat perawatan medis setelah diselamatkan warga sekitar. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Kampar.

“Anak saya sempat memberi harapan kesembuhan karena mulai membaik saat dirawat. Namun Tuhan berkata lain. Empat hari setelah dirawat anak saya meninggal dunia,” ujar Casman menghapus air matanya.

Selama kasus ini ditangani Polsek Kampar, Casman tidak tahu apakah pelaku pernah dipanggil untuk dimintai keterangannya.

“Kalau memang pernah dipanggil, pasti sudah ditahan pelakunya. Kasusnya jelas, ada korban dan pelaku, serta terencana. Sekarang pelaku kabur entah kemana. Polisi juga belum menangkapnya,” ketus Casman.

Casman dan keluarganya berharap Polsek Kampar segera menangkap pelaku penganiayaan berujung maut kepada anaknya. Pasalnya, hari yang dijalani pihak keluarga selalu gelisah karena membayangkan anaknya.

“Pak polisi, tolong beri keluarga kami ketenangan. Kapan pembunuh anak kami ditangkap?,” harap Kasman.//De.W///

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Mantan Ketua MPR RI Amien Rais bakal berlebaran dan Jadi Khatib Shalat Ied di Pekanbaru

  PEKANBARU – Mantan Ketua MPR RI Amien Rais bakal berlebaran di Pekanbaru. Ia juga …