Home - Advertorial - Kembangkan Pariwisata Meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah)
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Kembangkan Pariwisata Meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah)

wisata-1

Kembangkan Pariwisata Meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah)

Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terus berupaya membangun mengembangkan tempat-tempat yang bisa menjadi obyek pariwisita, Cara ini sebagai bagian dari membangun kota krteatif sehingga dapat berkembang menjadi obyek destinasi wisata agar rakyat merasakan dampaknya.

Menariknya daerah wisata ini selain dapat dinikmati masyarakat dari semua kalangan juga dapat sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pembangunan Pariwisata juga berdampak lansung pada penduduk sekitar tempatan obyek wisata pun diuntungkan. Untuk itu, menghidupkan potensi obyek wisata harus dilakukan bersama-sama jelas Bupati Rohil beberapa waktu lalu dibagan.

Sebagai penunjang industri parawisata ini, Masyarakat harus menggerakkan sektor industri rumah tangga dengan kerajinan tangan dingin sebagai ciri khas oleh-oleh supaya wisatawan baik domestik maupun mancanegara bisa kembali ke Rohil begitu meninggalkan Negeri Seribu Kubah. sebagai cenderamata,” kata Bupati Rohil Suyatno.

 

napanga

Danau Napangga di Kecamatan Pujud

Danau Napangga  merupakan danau yang memiliki luas sekitar 500 hektare yang terletak di hulu Sungai Kumuh, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Pujud,

Dari Cerita rakyat  Danau Napangga dahulunya merupakan tempat  persinggahan raja, tak jauh dari situ tinggal masyarakat Bonai suku asli penduduk yang tinggal di Rokan Hilir,” Demikian disampaikan Kepala Dinas Parawisata Pemuda Dan Olahraga Rohil, Drs H Zulkarnaen Nur..

Pesona alamnya sangat indah dan air danaunya tenang membuat pengunjung geram ingin untuk menceburkan  diri ke dalamnya. Sangat cocok untuk melepaskan penat atau sekadar mencari  inspirasi.

Uniknya Danau Napangga tersebut hidup ikan Arwana Sumatera/Khayangan yang langka dan sangat mahal harganya, yang dulu menjadi mata pencaharian masyrakat.

Pujud dan Sedinginan. Kubu dan Tanah Putih menyuguhkan unsur budaya sebagai ciri wilayahnya. “Kita juga memiliki situs peninggalan sejarah serta tempat-tempat lainya yang menyuguhkan keindahan pantai, taman laut serta habitat penyu langka, objek wisata alam Danau Laut Napangga dengan habitat Ikan Arwana serta Komunitas suku aslinya,” sebut Bupati.

p-jemur

Pulau Jemur dan Pulau Labuhan Bilik

Pengembangan berkaitan dengan sarana dan prasarana. Untuk sarana dan prasarana pendukung, berdasarkan Master plan Infrastruktur di Kepulauan Arwah dibuat Bappeda Rohil, kondisi pada aspek identifikasi wilayah, seperti tanda batas wilayah laut (*base point*) di pulau terluar.

Pulau Batu Mandi, *bench mark *(BM) di Pulau Jemur dan Pulau Labuhan Bilik dan Pelabuhan Kapal Nelayan yang kebetulan singgah di Pulau Labuhan Bilik.

Kantor Pos Pelabuhan Perikanan Pulau Jemur di Teluk Labuhan Bilik dan satu bangunan mushollla, rumah permanen tipe 36 dan sumber air bersih (air tawar) dari sumur gali. Di Pulau Jemur, ada Pos TNI AL Dumai POSAL Pulau Jemur, di Pulau Batu Mandi ada Mercu Suar.

Sarana Penunjang, Ferry cepat untuk transportasi dari Bagansiapiapi ke Pulau Jemur, jembatan gantung, jalan semenisasi, sumur gali dan instalasi pompa keatas bukit, bak penampungan air hujan, instalasi pengolahan air bersih, Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Penghulu terpilih, M Jamil Sag, Kamis (11/8/2016) di Bagansiapiapi. Ia menjelaskan, Pulau jemur yang terletak di perbatasan Porklang Malaysia memiliki 9 pulau dengan luas 250 hakter. Pulau jemur memiliki sebanyak 4 dusun yakni dusun daeng kutit, Dusun Bahagia, Dusun Sejahtera, dan dusun sentosa.

Dilanjutkan Jamil, jumlah KK yang ada di kepenghuluan pulau jemur ini sebanyak 289 KK. “Untuk Dusun Daeng Kutit di pulau Jemur sendiri saat ini belum ada penduduk.

Program kita kedepan setelah nantinya di lantik akan mendeportasi sebanyak 25 KK ke pulau ini khusus untuk masyarakat usia menikah muda,” ujarnya.

Ia mengatakan dalam waktu dekat sebanyak 25 KK itu akan di deportasi ke pulau Jemur. Mengenai nama-nama nya sudah ada dan mereka menyatakan bersedia untuk pindah kepulau jemur.

 

Pulau Tilan  Desa Rantau Bais Kec. Tanah Putih

Pulau Tilan terletak di seberang Desa Rantau Bais yang dibelah oleh Sungai Rokan. Untuk sampai ke Pulau Tilan pengunjung mesti menggunakan sampan. Jarak Pulau Tilan sekitar 20 km dari Ujung Tanjung, Tanah Putih. Pulau Tilan ini miliki pantai yang sangat indah di sepanjang aliran Sungai Rokan.

Banyak potensi yang dapat diberdayakan dari Pulau Tilan ini, kawasan yang indah dan potensi ikan yang besar. Pulau Tilan yang miliki daya tarik  tersendiri tersebut tidak hanya menarik bagi masyarakat setempat dan wilayah Riau  umumnya.

Dengan Luas Pulau Tilan sekitrar 500 hektar, berbagai pepohonan besar alami yang tumbuh dan juga terdapat rumput hijau yang alami sehingga menjadikan Pulau Tilan miliki pemandangan yang sangat indah.

Pemkab Rohil  berkeinginan kuat untuk terus mengembangkan keindahan dan fasilitas untuk wisata di Pulau Tilan agar Pulau Tilan semakin nyaman dan mendatangkan wisatawan dari mana saja hingga  manca negara sehingga akan menaikkan penghasilan daerah dari sektor pariwisata.

Di Pulau Tilan wisatawan juga bisa menyaksikan matahari tenggelam   menakjubkan saat   dan juga cahaya lampu yang   dari rumah penduduk ketika malam pemandangan ini seperti kunang-kunang atau kolok-kolok (bahasa tempatan;red).

Pulau Tilan yang akan memanjakan wisatawan yaitu ada perahu penyeberangan, perahu memancing, gazebo, taman bermain, volley pantai,  dermaga serta lapangan golf mini. Hutan alam Pulau Tilan yang asri dan lebat sangat cocok menjadi tempat bumi perkemahan pramuka maupun tempat penelitian ilmiah.

 Even Nasional Ritual Bakar Tongkang

Ritual Bakar Tongkang yang dikenal juga sebagai Upacara Bakar Tongkang selalu menjadi pusat perhatian wisatwan lokal dan mancanegara, bahkan setiap tahunnya kegiatan ini mampu menarik jumlah wisata yang datang seperti dari Jakarta, Malaysia, Singapura, Thailand, Taiwan hingga Tiongkok. Seiring dengan perkembanganya, pemerintah daerah menjadikan kegiatan tahunan ini sebagai event sumber pariwisata serta promosi daerah.

 

Data Pariwisata Tahun 2015
Jumlah Akomodasi di Kabupaten Rokan Hilir pada tahun 2015 tercatat sebanyak 23 akomodasi dengan 861 kamar dan 1.351 tempat tidur. Jasa Akomodasi paling banyak terdapat di Kecamatan Bangko sebanyak 16 akomodasi.

Dari catatan yang diterima Kantor Imigrasi Bagansiapiapi terdapat 3.628 SPRI (Paspor) yang dikeluarkan, dengan jumlah paspor untuk laki-laki sebanyak 1.871 ( 51,57 persen ) dan jumlah paspor untuk perempuan sebanyak 1.757 ( 48,43 persen ).

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya terjadi peningkatan jumlah paspor yang dikeluarkan Kantor Imigrasi Bagansiapiapi sebesar 38,35 persen untuk laki-laki dan perempuan sebesar 23,35 persen. Secara keseluruhan kenaikan jumlah paspor yang dikeluarkan sebesar 30,78 persen.//avd/humas//

 

 

 

 

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Kembangkan Pariwisata Meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah)

Kembangkan Pariwisata Meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terus berupaya membangun mengembangkan …