Home - Advertorial - Kesehatan dan Insfrastruktur bagian dari Kesejahteraan Rakyat Rokan Hilir
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Kesehatan dan Insfrastruktur bagian dari Kesejahteraan Rakyat Rokan Hilir

kes-1

Kesehatan dan Insfrastruktur bagian dari Kesejahteraan Rakyat Rokan Hilir

Pembangunan infrastruktur Kabupaten Rokan Hilir, Bupati Suyatno memprioritaskan pembangunan jalan dan jembatan untuk perekonomian masyarakat. Agar potensi unggulan daerah terutama perkebunan kelapa sawit serta pertanian pangan dapat diangkut petani ke pabrik dan pasar.

Berkaitan kesehatan masyarakat, belum lama ini Bupati Rohil, H Suyatno, mendapat undangan khusus dari Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek karena dinilai meningkatkan kesehatan daerah perbatasan. Menkes pun berjanji memperkuat infrastruktur kesehatan daerah perbatasan, seperti Rohil dengan meningkatkan jumlah penempatan tenaga dokter dan bidan.

Pemkab Rohil  memperbayak peningkatan puskemas menjadi puskesmas rawat inap di setiap kecamatan dan memperbanyak rumah sakit serta tenaga medis. Tersedianya tenaga medis tentu memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang didukung dengan berobat gratis dan tentunya, masyarakat yang sehat dapat menekan angka kemiskinan.

Untuk meningkatkan pelayanan Kesehatan masyarakat Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir telah menaikan fasilitas  sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat Puskesmas menjadi  Puskesmas Rawat Inap, di beberapa kecamatan agar dapat memberikan pelayanan membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, khususnya daerah yang jauh dari kota  Bagansiapiapi.

Ada 19 puskesmas di Rokan Hilir dan 9 (sembilan) diantaranya sudah menjadi rawat inap, jelas Kepala Dinas Kesehatan Rohil dr. Junaidi Saleh, M.Kes melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Suryadi, SH. tersebar di kecamatan :, Kecamatan Rimba Melintang, Puskesmas Rawat Inap Rimba Melintang, Kecamatan Bangko Pusako, Puskesmas Rawat Inap Bangko Kanan dan Puskesmas Rawat Inap Bangko Jaya, Kecamatan Tanah Putih, Puskesmas Rawat Inap Sedinginan, Kecamatan Pujud, Puskesmas Rawat Inap Pujud, Kecamatan Kubu Babussalam, Puskesmas Rawat Inap Kubu, Kecamatan Bagansinembah, Puskesmas Rawat Inap Baganbatu, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Puskesmas Rawat Inap Panipahan.

Namun 10 (sepuluh) yang belum ditingkatkan menjadi rawat inap terletak di Kecamatan Bangko, Puskesmas Bagansiapiapi dan Puskesmas Bagan Punak, Kecamatan Pekaitan, Puskesmas Pekaitan, Kecamatan Bagansinembah, Puskesmas Balai Jaya, Kecamatan Simpang Kanan, Puskesmas Simpang Kanan, Kecamatan Sinaboi, Puskesmas Sinaboi, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Puskesmas Tanah Putih Tanjung Melawan, Kecamatan Batu Hampar, Puskesmas Bantaian, Kecamatan Rantau Kopar, Puskesmas Rantau Kopar dan Kecamatan Tanjung Medan, Puskesmas Tanjung Medan.

komisi-a-dprd-rohil-abu-khoiri

 

Pembangunan jalan poros kecamatan kubu

Jika tidak ada aral melintang Jalan poros, Kecamatan Kubu akan dikerjakan tahun 2016 ini. Saat ini panitia lelang sedang melakukan proses tender proyek senilai Rp30 Miliar itu, setealh ada pemenangnya maka jalan itu langsung dikerjakan.

“Pembangunan jalan poros kecamatan kubu saat ini dalam tahap lelang, semoga cepat selesai prosesnya agar jalan itu bisa dikerjakan,” ujar anggota DPRD Rohil, Abu Khoiri, di Bagansiapiapi.

Ia mengatakan panjang jalan poros kubu itu 3,5 Km dan dibangun dengan sisten beton rigid.

 

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (Pkb) rohil itu mengatakan kalau jalan poros yang dibangun itu rencananya dua jalur, hanya saja untuk tahap awalnya dibangun satu jalur terlebih dahulu. Dirinya berharap pemenang lelang harus dilakukan dengan selektif agar yang mendapatkan tender itu kontraktornya memiliki kemampuan sesuai bidangnya.

Ia juga menegaskan pembangunan jalan poros kubu itu sangat didambakan oleh masyarakat dikarenakan jalan itu merupakan satu-satunya urat nadi.

“Hanya satu keinginan masyarakat yaitu perbaikan jalan tersebut, karena apabila tidak diperbaiki maka bila hujan jalan itu akan sulit untuk dilalui karena digenangi air,” tukasnya.

 Pembangunan Jembatan Di Kepenghuluan Sinaboi

jemb-sinoboi

Usai menghadiri acara Musrenbang RPJMD, Wakil Bupati (Wabup) Rohil, Drs Jamiludin melakukan peninjauan terhadap kelanjutan pembangunan jembatan di Kepenghuluan Sinaboi Kecamatan Sinaboi, Rabu (14/9/2016) siang kemaren.

Kedatangan orang nomor dua di negeri seribu kubah itu disambut oleh datuk Pengghulu Sinaboi, Masri dan tokoh masyarakat setempat dengan berkumpul disalah satu wisma di Sinaboi.

Wabup meminta agar masyarakat setempat menyampaikan aspirasinya dan menyampaikan pandangannya terkait pembangunan jembatan itu.

Ia mengatakan kalau kedatangannya ke sinaboi ini untuk memenuhi janji politiknya saat pilkada tahun 2015 lalu. Dimana jika ia terpilih sebagai wabup rohil maka jembatan itu akan dibangun. Namun dikarenakan kondisi keuangan daerah lagi mengakami defisit, pembangunan jembatan itu hanya bisa dilakukan dengan perbaikan menggunakan kayu keras.

“Untuk membangun jembatan permanen tentunnya harus menelayan anggaran lebih kurang sebesar Rp85 Miliar. Nah, karena anggaranya terbatas maka tahun ini kita hanya bisa melakukan perbaikan jembatan tersebut dengan memakai kayu keras dengan biaya sebesar Rp200 juta,” sebut Jamiluddin.

Diakui mantan Wakil ketua DPRD Rohil ini, Jembatan itu memang sangat diperlukan oleh masyarakat, terutama bagi warga tionghoa yang rutin melakukan kegiatan keagamaan seperti sembahyang pekong, sembayang kuburan, sembahyang sayur dan lain sebagainya.

“Dimana jembatan itu satu-satunya urat nadi masyarakat sinaboi. Namun dikarekan anggaran tidak memungkinkan, maka kita bangun dulu seadanya,” ucapnya.// avd/humas//

 

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Pembangunan Sarana Jalan sebagai penunjang Perekonomian Rokan Hilir

TUTELAH.com – BAGANSIAPIAPI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) meminta pemerintah desa yang ada …