Home - Nasional - Kongres IV PDIP Hasilkan 7 Sikap Politik
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Kongres IV PDIP Hasilkan 7 Sikap Politik

2194880inilah

INILAHCOM, Denpasar – Kongres IV yang berlangsung di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Sabtu siang (11/4/2015), secara resmi ditutup oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Kongres itu melahirkan 7 sikap politik umum yang diberi tajuk “Mewujudkan Indonesia Raya Indonesia yang Sejati-jatinya Merdeka”.

Sikap politik itu merupakan penyempurnaan dari sikap Kongres III PDIP tahun 2010, dibacakan langsung oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjelang penutupan kongres. Inilah 7 butir sikap politik PDIP:

SIKAP POLITIK

KONGRES IV PDI PERJUANGAN

MEWUJUDKAN INDONESIA RAYA
INDONESIA YANG SEJATI-JATINYA MERDEKA

Kongres ke IV PDI Perjuangan menegaskan sikap umum yang merupakan kelanjutan dan penyempurnaan dari sikap umum pada Kongres ke III, sebagai berikut:

1. PDI Perjuangan menegaskan akan terus berjuang memastikan, mengarahkan, mengawal dan mengamankan kebijakan-kebijakan politik yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat agar tetap mengandung satu muatan, satu arah, serta satu haluan ideologi, Pancasila 1 Juni 1945, berpijak pada konstitusi UUD 1945 dan memilih jalan Trisakti yang tidak hanya di atas kertas.

2. PDI Perjuangan menegaskan akan terus berjuang memastikan, mengarahkan, mengawal dan mengamankan program-program kerja yang diputuskan Pemerintah Pusat sebagai pemenuhan terhadap janji-janji kampanye, sebagai upaya pelaksanaan jalan Trisakti yang merupakan pemenuhan amanat Pancasila 1 Juni 1945 dan konstitusi UUD 1945, yang juga merupakan program kerja dan cita-cita partai.

3. PDI Perjuangan menegaskan jalan Trisakti adalah satu-satunya pilihan untuk mewujudkan kedaulatan di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

4. PDI Perjuangan bertekad mengobarkan kembali jiwa bangsa yang bermartabat, bergotong royong dan berkeadilan sosial, serta mewujudkan kehidupan politik yang menjamin kedaulatan politik rakyat.

5. PDI Perjuangan bertekad meneguhkan diri sebagai poros kekuatan politik nasional yang menjadi perekat kebangsaan dan penjaga kebhinekaan Indonesia dimana perbedaan dan keanekaragaman budaya, bahasa, suku, dan agama adalah taman sarinya Indonesia.

6. PDI Perjuangan menegaskan keberpihakannya pada rakyat Marhaen sebagai kekuatan produksi nasional yang menopang berjalannya sistem ekonomi kerakyatan guna melakukan koreksi terhadap berjalannya sistem ekonomi neo-liberal dan neo-kapitalis.

7. PDI Perjuangan bertekad melawan kemiskinan struktural dan mencegah berbagai bentuk penghisapan guna melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, serta menjamin terpenuhinya hak dasar warga negara Indonesia.

Berdasarkan hal itu, PDI Perjuangan bertekad memutuskan akan menjadi kekuatan politik nasional, yang akan berjuang bersama rakyat, memastikan, mengawal, mengarahkan, mengontrol, mengawasi dan mengamankan kerja pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla satu arah, satu gerak langkah, satu nafas dengan Pancasila 1 Juni 1945, berpijak pada konstitusi UUD 1945, serta memilih Trisakti sebagai satu-satunya jalan untuk menjadikan Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, berkepribadian dalam kebudayaan.inilah.com/[rok]

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Tampilan Jokowi yang Kembali Formal Saat Blusukan

Jakarta – Presiden Joko Widodo ‘hobi’ bergaya kasual saat blusukan dan kunjungan ke daerah belakangan …