Home - Advertorial - TINGKATKAN PELAYANAN KESEHATAN. Puskesmas Bagansiapiapi Buka Posyandu Khusus
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

TINGKATKAN PELAYANAN KESEHATAN. Puskesmas Bagansiapiapi Buka Posyandu Khusus

bupati-tenaga-medis

 

TUTELAH.COM – BAGANSIAPAIPI – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bagansiapiapi saat ini terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Saat ini Puskesmas yang terletak dijalan Jambu itu membuka pos pelayanan terpadu (Posyandu) Khusus dikantornya dengan tujuan lebih memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kita dalam satu pekan membuka posyandu dikantor setiap hari kamis dengan jadwal dari pukul 08.00 hingga pukul 11.00 wib. Dimana setiap buka kita mampu melayani masyarakat paling sedikit sekitar 25 orang dan paling banyak 45 orang,” Kata kepala Puskesmas Bagansiapiapi, Dr Erwinto melalui Petugas Posyandu, Mursidah, Kamis (3/11/2016).

Disebutkan, adapun masyarakat yang dilayani itu seperti imunisasi Campak, Imunisasi BCG, Suntik Imunisasi Tetanus Toksoid bagi ibu hamil, dan lain sebagainya.

“Mengenai penderita gizi buruk sampai saat ini memang belum ada ditemukan, jika ada yang menderita gizi buruk maka kita akan membantu untuk menanganginya dengan semaksimal mungkin,” Kata Mursidah.

Agar para generasi penerus bangsa kedepannya bisa sehat dan kuat, pihaknya menghimbau masyarakat rohil agar datang keposyandu membawa balitanya untuk diberikan imunisasi agar tubuhnya menjadi kebal dari berbagai ancaman penyakit berbahaya.

“Alhamdulillah sejauh ini pelayanan yang kita berikan masih aman-aman saja dan tidak ada komplein dari masyarakat,” Ujarnya

 

DPRD Rohil, Usulkan Perubahan Status Dua Pustu Jadi Puskesmas Rawat Inap

amansyah-dprd
Anggota DPRD Rohil, Amansyah SH

Dua unit Pukesmas pembantu (Pustu) di Kabupaten Rokan hilir (Rohil)harus segera ditingkatkan statusnya, dengan peningkatan status Pustu menjadi Puskesmas rawat inap, maka bisa melakukan pelayanan secara maksimal. Dua pustu yang harus ditingkatkan statusnya terdapat di Kepenghuluan Sungai Daun Kecamatan Pasir Limau Kapas dan Pustu di Kepenghuluan Pulau Halang Kecamatan Kubu Babussalam.

Demikian dikatakan anggota DPRD Rohil, Amansyah SH “Pustu di Kepenghuluan Sungai Daun itu jauh dari Puskesmas induk. Sehingga perlu difikirkan bagai mana agar Pustu yang ada dilengkapi dengan sarana perawatan rawat inap,” kata Amansyah di Bagansiapiapi Kamis (10/11).

Politisi PAN ini juga menjelaskan, Pustu Rawat Inap juga akan bermanfaat bagi pasien ibu hamil, dimana pasien ibu hamil yang mengalami masalah dan perlu penanganan kusus dalam proses persalinan, serta pasien-pasien yang mengalami kecelakaan yang harus mendapatkan perawatan inap.

“Usulan Pustu menjadi Puskesmas rawat inap dapat menjadi pertimbangan, buat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama yang berada di kepenghuluan-kepenghulu terpencil,” ujarnya.

Bukan hanya itu, jika dua pustu yang diusulkan statusnya sudah ditingkatkan, maka, Pustu di Pulau Halang juga perlu ditingkatkan menjadi Pustu Rawat Inap. Hal tersebut, terang dia, disebabkan Pulau Halang berada di pulau dan letaknya juga cukup jauh dengan Puskesmas induk yang berada di Kuba.

“Masyarakat di Pulau Halang itu kalau berobat rawat inap di Bagansiapiapi atau di Puskesmas induk, harus mengunakan pompong atau kapal, itu pertimbanganya” ucapnya.

Jadi kalau ada Pustu Rawat inap, maka pada kasus kesehatan tertentu dapat diinapkan di pustu, tanpa perlu di bawa ke Bagansiapiapi atau ke puskesmas Induk

Wakil Bupati Rohil Minta Dokter jangan Absen

wubup-idi

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Rokan Hilir (Rohil) menggelar Rohil Medical Update I. Kegiatan ini dilaksanakan melalui seminar dan talk show tata laksana eksaserbasi asma pada anak dan dewasa, ethicolegal in daily practice, upaya hukum terhadap jasa kesehatan dan deteksi dini penyakit HIV AIDS pada rongga mulut.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Rohil, Drs Jamiluddin menyindir adanya dokter yang tidak berada di tempat, padahal telah ditugaskan dan di gaji oleh pemerintah.

“Dokter yang tidak berada ditempat itu sesuai dengan hasil peninjauan dilapangan seperti Dokter yang bertugas di Puskesmas Panipahan, Bagan sinembah, bahkan terakhir dicek di jalan Nelayan,” Bebernya.

Pemkab Rohil katanya akan mengevaluasi penempatan dokter yang menumpuk pada suatu tempat. “Padahal secara kuantitas dokter berjumlah 160 orang tersebar pada 18 kecamatan namun saat ini kita masih kekurangan dokter sebanyak 80 orang, “Ujarnya.

Berdasarakan data nasional menurut Suratmin, untuk daya saing Indonesia turun dari urutan 38 jadi 41 parameter penilaian. salah satu menurunnya urutan itu difaktori oleh kesehatan. Sementara penyakit TBC pada urutan 132 dari 138 negara, maka setelah ada dokter spesialis paru-paru di Rohil penyakit TBC itu bisa ditekan.//adv-rokan hilir//

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Meningkatkan PAD Menuju Pertumbuhan Pembangunan Rokan Hilir

                TUTELAH.COM, ROKAN HILIR –  Dinas Pendapatan Daerah …