Home - Riau - Kabupaten Rokan Hilir - PAK ASENG DITUNTUT 1 TAHUN PENJARA
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

PAK ASENG DITUNTUT 1 TAHUN PENJARA

palu sidang

TUTELAH.COM- PENGADILAN NEGERI UJUNG TANJUNG – Sidang kasus perambahan hutan dan adanya kegitan usaha budidaya perkebunan sawit pada kawasan hutan tanpa izin yang di lakukan oleh Siswaja Muljadi alias Aseng salah satu Anggota DPRD profinsi Riau akhir nya masuk pada sidang tuntutan.

Sebelum nya Siswaja Muljadi alias Aseng sejak tahun 2003 s/d sekarang telah melakukan pembukaan lahan di Desa Teluk Bano 1 kec.Bangko Pusako kab.Rohil untuk kegiatan usaha budidaya perkebunan sawit tanpa izin di dalam kawasan hutan. Usaha budidaya perkebunan kelapa sawit seluas sekitar lebih kurang 453 Ha, di duga tanpa memiliki izin Usaha Perkebunan (IUP) dan kegiatan tersebut telah di lakukan sejak tahun 2003 s/d sekarang.

Terhadap areal tersebut telah di lakukan pengambilan titik koordinat (oleh penyelidik dan ahli dari Dinas kehutanan kabupaten dan propinsi maupun di overlay oleh Ahli BPKH Wilayah XIX pekan baru) di nyatakan bahwa areal kebun sawit tersebut berada pada kawasan hutan ( Hutan produksi dan Hutan produksi yg dapat di konversi).
Rabu (20/05/15) sekitar pukul 17:00 di Pengadilan Negeri Rokan hilir di ruang candra di adakan sidang tuntutan terhadap terdakwa Anggota DPRD(Aseng) setelah mendengar dari keterangan dari 21 saksi.
Sidang di pimpim Hakim ketua H.Wajid pramono’SH.Mh dan satu anggota hakim Maharani Debora manurung’Sh jaksa penutut umum(JPU)’Andreas Tarigan’SH panitra Trisnawati dan terdakwa di dampingi kuasa hukum Firdaus. SH cs.

Jaksa Penuntut Umum( Jpu) menyatakan terdakwa bersalah melangar pasal  78 ayat (2) Jo pasal 50 ayat (3) huruf a, Undang Undang no.41 Tahun 1999 tentang kehutanan dan pasal 46 Jo pasal 17 what(1) UU no.18 tahun 2004 tentang perkebunan.
Maka dari itu jaksa penuntut umum(jpu) menutut Siswaja Muljadi alias Aseng di tuntut 1 tahun penjara Denda 1 milliar sebsider 3 bulan. Dan perkebunan sawit di sita untuk negara. Sementar JPU menghilangkan pasal 92(1) huruf a Jo pasal 17(2)  UU no.18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.
Setelah selasai membacakan tuntut terdakwa sidang di lanjutkan  pada hari Rabu (28/05/15) dengan agenda peledoi pembelaan dari kuasa hukum terdakwa. (Abdul Rahman)

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Apel pertama pasca libur lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah Pemkab Rohil

  ROHIL-Bupati Rohil H Suyatno, memimpin apel pertama pasca libur lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah. …