Home - Riau - Kabupaten Rokan Hilir - Polisi Diminta Tutup CPO Ilegal di Jalan Lintas.
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Polisi Diminta Tutup CPO Ilegal di Jalan Lintas.

Inilah salah satu tempat pembuangan CPO ilegal yang ada di jalan lintas Riau-Sumut, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih.

Polisi Diminta Tutup CPO Ilegal di Jalan Lintas.
Tidak Ada Untungnya Bagi Warga tempatan dan Daerah.

UJUNGTANJUNG– Sat Polres Rokan Hihir ( Rohil ) diminta untuk menutup lokasi penampungan Crude Palm Oil (CPO) ilegal yang berada di jalan lintas Riau-Sumut. Tepanya, dari Kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Putih sampai ke Balam, Kecamatan Bangko Pusakso. Sebab, keberadaan CPO ilegal itu tidak ada membawa manfaat, baik itu bagi masyarakat tempatan maupun untuk daerah.

“Saya mewakili masyarakat Rohil, khususnya warga yang ada di jalan lintas yang daerahnya ada berporasi CPO ilegal meminta kepada Sat Polres Rohil untuk segera menutup lokasi penampungan CPO Ilegal yang ada di jalan lintas kita ini,” ujar anggota DPRD Rohil, Afrizal ( Epi Sintong ), kepada wartawan Ahad (19/4) melaluitelepon genggamnya.

Menurutnya, titik rawan keberadaan lokasi gudang penampung CPO illegal tersebut berada di jalan lintas, salah satunya di dekat Simpang Solah, Keluarahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih dan ada lagi di dekat Pematang Ibul, Kecamatan Bangko Pusako. “Proses penampungan CPO illegal itu, prakteknya supir truk tangki dari industri Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dipaksa ‘kencing’ di lokasi gudang CPO ilegal itu, sebelum melanjutkan perjalanan ke Dumai sana,” katanya. Afrizal menduga kuat, para supir truk tangki dibawah tekanan para kaki tangan pihak mafia, agar masuk ke lokasi gudang penampung CPO Ilegal itu. “Modus operandi bisnis itu, kerap memanfaatkan beberapa rumah makan. Tujuannya, memanipulasi perhatian warga sekitar dengan aktivitas yang ada,” imbuhnya.
Rusliar Ketua LPM Kel. Banjar xii mengatakan “ pihak penampung mafia datang kesini tidak ada konfirmasi, pemberitahuan dan kerjasama nya, demikian juga yang berada di simpang solah ditanya kepada ketua rt.06 tidak pernah melaporkan keberadaannya.
Pantauan awak media dilapangan, setiap ada Truk Tanki CPo yang melintasi melewati tempat penampungan CPO ilegal itu yang ditutup pakai tarpal warna bitu bak sperti layar tancap. Truck pengangkut CPO berbaris berderet-deret di lokasi. “Sangat mustahil kalau petugas setempat tidak mengetahui adanya perbuatan ilegal di jalan lintas itu,” ujar Abdurahman (31) warga Kecamatan Tanah Putih saat ia melintas di jalan itu.

Sementara itu, Kasat Reskirim Polres Rohil, AKP Eka Ariandy Putra SH SIK, ketika ingin dimintai komentarnya melalui telepon selulernya terkait dugaan eksistensi lokasi penampungan CPO Ilegal tersebut, sampai berita ini diterbitkan tidak mengangkat HPnya dan tidak menjawab SMS yang dilayangkan ke via Blackberry pribadinya.(Abdul Rahman)

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Kodim 0321 Rohil Akan gelar Aksi doa bersama 17-17-17

ROHIL-Kodim 0321 Rohil akan menggelar doa lintas agama pada tanggal 17 Agustus 2017 mendatang, doa …