Home - Advertorial - Potensi Pertanian Rokan Hilir
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Potensi Pertanian Rokan Hilir

 

bupati-panen
TUTELAH.COM – DPRD Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau mengusulkan kepada pemerintah setempat untuk menyiapkan dana ganti rugi petani yang lahan pertaniannya mengalami gagal panen akibat musim kemarau maupun terkena banjir.

“Anggaran ganti rugi gagal panen itu perlu disiapkan. Apalagi musibah ini kerap terjadi setiap tahun,” kata Anggota DPRD Rokan Hilir, Krismanto di Bagansiapiapi,sabtu.

Menurut dia, musim kemarau maupun hujan yang kerap terjadi setiap tahun itu menyebabkan sejumlah lahan pertanian di Rokan Hilir rusak. Kondisi seperti ini jelas membuat petani merugi karena gagal panen.

“Berdasarkan laporan yang kami terima dari masyarakat petani di Kepenghuluan Suak Air Hitam saja, kerusakan tanaman padi mereka mencapai 90 persen. Sebagian besar dikarenakan banjir dan membuat buah padi membusuk. Memang ada yang bisa diambil tapi kualitas berasnya tidak begitu baik,” tuturnya.

Selain menyiapkan dana ganti rugi, lanjutnya Pemkab Rohil juga diharapkan menyiapkan benih dan pupuk cadangan guna mengantisipasi kebutuhan penanaman bibit baru.

Upaya-upaya tersebut, menurut Politisi PDI Perjuangan ini, merupakan langkah darurat yang dapat diambil oleh pemerintah setempat ketika dihadapkan pada ancaman kemarau maupun banjir.

baja-pesisir

Kepenghuluan Bagan Jawa (Baja) Pesisir, kecamatan Bangko akan menjadi sentra areal percontontohan pertanian dinegeri seribu kubah

Dinas pertanian dan peternakan (Distanak) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sangat optimis kalau kepenghuluan Bagan Jawa (Baja) Pesisir, kecamatan Bangko akan menjadi sentra areal percontontohan pertanian dinegeri seribu kubah kedepannya. Pasalnya, selain masih memiliki lahan yang luas juga sangat perpotensi dengan tanaman pertanian.

Demikian dikatakan Kadistanak Rohil, Ir Muslim, Senin (31/10) di Bagansiapiapi. Ia mengaku optimis kalau baja pesisir itu bisa dijadikan pusat percontohan, karena Bupati dan distanak sendiri telah melihat langsung lahan yang ada sangat cocok. Selain itu, pemkab Rohil juga telah menyalurkan berbagai bantuan alat dan bibit pertanian melalui kelompok tani dan penanaman perdana padi pada pekan kemaren.

“Dengan adanya tanam perdana yang kita lakukan diareal pertanian baja pesisir diatas lahan 500 Hakter (Ha) diyakini para petani akan menjadi semangat agar lebih giat bertani. Dengan begitu tentunya mampu menambah produktivitas gabah dirohil khususnya dikecamatan Bangko,” ujar Muslim.

Diakui Muslim, masalah irigasi saat ini memang masih menjadi kendala utama, karena kebanyakan petani mengeluh karena kondisi lahan yang masih menunggu sistem tadah hujan.

“Di Baja pesisir itu kalau musim panas maka tanahnya akan kering, jika musim hujan lahannya akan tenggelam. Untuk itu kita berharap sinergitas satuan kerja (Satker) terkait untuk bersama-sama mengatasi hal tersebut,” Harapnya.

Ditambahkan, apabila semua wilayah pertanian dimaksimalkan penanaman maka bukanlah suatu mimpi untuk kabupaten Rohil untuk kembali surplus gabah dan menjadi kawasan swasemnada pangan di propinsi Riau.

“Dulu kita pernah meraih predikat sebagai surplus gabah di Riau, namun akibat alih fungsi lahan yang dilakukan oleh petani predikat itu hilang. Makanya kita mengharapkan kepada masyrakat agar memanfaatkan lahan yang ada untuk mencetak lahan persawahan. Mengenai bantuan peralatan dan bibit itu nantinya akan disalurkan oleh pemkab Rohil melalui Distanak,” pungkasnya.

Bupati Rohil, H Suyatno telah melakukan peninjauan lahan pertanian yang ada dikepenghuluan Bagan Jawa

 

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Kadistanak) Rohil, Ir Muslim ketika dihubungi melalui selulernya, Kamis (20/10/2016) membenarkan hal tersebut.

“Memang benar akibat dari pasang keling itu dirasakan oleh para petani ditiga kecamatan tersebut. Dimana air pasang naik kepermukaan tanah melalui aliran sungai dan parit yang kemudian meluap kelahan pertanian yang membuat persemaian petani menjadi terendam,” Ujarnya.

Agar para petani tidak dirugikan, pemerintah kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) melalui distanak katanya akan membantu benih subsidi.
“Saat ini kita akan mengusahakan untuk membagikan benih tersebut secepatnya kepada para petani yang persemaiannya mati akibat pasang keling. Hal ini dilakukan agar petani itu bisa melakukan persemaian kembali yang selanjutnya bisa dilakukan penanaman,” Kata Muslim.

Disebutkan Muslim, pihaknya bersama Bupati Rohil, H Suyatno kemaren telah melakukan peninjauan lahan pertanian yang ada dikepenghuluan Bagan Jawa (Baja) pesisir, kecamatan Bangko. Dari peninjauan itu didapati adanya persemaian petani yang mati diatas lahan seluas 150 Hakter. bat pasang keling akan kita berikan bantuan berupa benih subsidi,” pungkasnya.

 

bantuan-pertanian

Pemkab Rohil Berikan Bantuan Bibit Kelapa Sawit Gratis

TUTELAH. COM – BAGANSIAPIAPI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) kembali menjalankan program bantuan bagi kalangan petani perkebunan. Salah satu program itu dengan memberikan bantuan bibit kelapa sawit secara gratis kepada masyarakat petani. Selain itu, pemkab Juga membantu petani perkebunan dibidang insfraruktur seperti jalan menuju ke sentral perkebunan petani.

Demikian dikatakan Bupati Rohil, H Suyatno Amp di Bagansiapiapi. Ia mengatakan hampir setiap kecamatan yang ada dirohil diprogramkan oleh pemerintah penimbunan jalan perkebunan. Program pembangunan jalan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah guna untuk mensejahterakan petani perkebunan. Dengan terbangunnya jalan yang ada di kawasan perkebunan tentunya dapat memudahkan petani untuk mengeluarkan hasil panennya, dan harga jual Tandan Buah Sawit (TBS) petani perkebunan bisa pula lebih meningkat.

“Program Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir Selain menyiapkan kebun K2i juga memberikan bantuan bibit kelapa sawit bagi petani perkebunan. Program ini  disasarkan kepada petani perkebunan yang memiliki lahan yang tidak begitu luas. Pembagian bibit dilakukan secara merata di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Rokan HiliR,” jelas Suyatno.

Beberapa tahun belakangan ini ribuan batang bibit sawit telah disalurkan oleh pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Perkebunan kepada masyarakat petani perkebunan. Seperti penyaluran 12.000 batang bantuan bibit kelapa sawit kepada empat kelompok tani yang ada Kecamatan Simpang Kanan.

“Maksud program tersebut untuk meningkatkan kwalitas tanaman masyarakat kelompok tani. Penyaluran diutamakan kepada tanaman yang layak diremajakan sehingga dengan harapan petani untuk mendapatkan hasil yang lebih tinggi,” Katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Perkebunan Rohil, Syahril S Sos mengatakan, program bantuan bibit ini sasarannya adalah kalangan petani perkebunan yang memang memiliki lahan tidak cukup luas. Menurutnya pembagian bibit tersebut akan dilakukan secara merata di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Rokan Hilir.

“Beberapa tahun belakangan ini pemerintah sudah pembagikan bibit di seluruh kecamatan,” Jelasnya.

Pembagian bibit kelapa sawit ini dilakukan sesuai dengan permintaan masing-masing kelompok tani di tiap-tiap kecamatan. “Bibit sawit yang dibagikan berusia 1-2 tahun yang sudah dibagikan yakni ada 10 ribu batang. Bibit ini di bagikan melalui pihak kepenghuluan/kelurahan kecamatan dan kelompok tani,” Terang Syahril.//avd/rokanhilir//

 

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Pembangunan Sarana Jalan sebagai penunjang Perekonomian Rokan Hilir

TUTELAH.com – BAGANSIAPIAPI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) meminta pemerintah desa yang ada …