Home - Nasional - Raja Yordania: Tidak Ada Belas Kasihan untuk ISIS
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Raja Yordania: Tidak Ada Belas Kasihan untuk ISIS

Raja Yordania: Tidak Ada Belas Kasihan untuk ISIS
Amman, – Raja Abdullah dari Yordania bersumpah untuk memerangi dan tidak akan ada belas kasihan untuk kelompok militan ISIS, usai video pembunuhan pilot Muath Kassesbeh dengan cara dibakar dirilis.

15c91ff1-6e49-48de-b920-269166a6c214_169

Tidak hanya berkoar, Yordania telah melakukan langkah balas dendam, dengan mempercepat hukuman mati terhadap para anggota ISIS yang dipenjara di negara mereka. Dua tersangka terorisme telah dieksekusi, salah satunya adalah Sajida al-Rishawi, wanita pengebom bunuh diri yang diinginkan ISIS untuk ditukar dengan Kassesbeh.

“Kami berperang untuk melindungi keyakinan, nilai-nilai dan prinsip kemanusiaan kami dan perang kami terhadap mereka tidak ada belas kasihan dan kami akan menyerang mereka di tanah mereka sendiri,” tegas Abdullah saat rapat keamanan Yordania, dikutip Reuters, Kamis (5/1).

Sebelumnya dalam siaran televisi Abdullah menyerukan persatuan rakyat Yordania dalam melalui masa-masa sulit ini. Dia menegaskan bahwa pembunuhan Kassesbeh adalah tindakan pengecut yang dilakukan oleh kelompok kriminal yang tidak ada hubungannya dengan Islam.
Pembunuhan Kassesbeh memicu kemarahan rakyat Yordania, apalagi pilot 27 tahun itu berasal dari suku terbesar yang merupakan pendukung utama kerajaan Bani Hasyim di Yordania.

Reaksi beragam muncul di masyarakat, di antaranya menyalahkan Raja Abdullah yang membantu koalisi Amerika Serikat sehingga ISIS membunuh warga Yordania. Namun reaksi mayoritas adalah tuntutan membalas dendam atas kekejaman ISIS.

Ayah Kassasbeh, Safi, mengatakan dua eksekusi teroris tidak cukup untuk membalaskan dendam terhadap kekejaman kelompok teroris pimpinan Abubakar al-Baghdadi itu.

“Saya ingin negara membalaskan dendam putra saya melalui eksekusi lebih banyak lagi terhadap orang-orang yang mengikuti kelompok kriminal yang sama sekali tidak mencerminkan Islam itu,” kata Safi.

Saat ini masih ada dua teroris lagi yang akan dieksekusi di Yordania. Terdapat sedikitnya 250 tersangka teroris di penjara Yordania, kebanyakan pendukung ISIS.

Juru bicara pemerintah Mohammad al-Monami mengatakan bahwa Yordania akan meningkatkan kerja sama penyerangan ISIS dengan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat. Monami mengatakan memberantas kelompok militan radikal adalah adalah kebijakan pemerintah sejak lama.

“Seluruh badan militer dan keamanan negara ini telah mengembangkan kemampuan mereka. Respon Yordania akan didengar seluruh dunia, dan akan diumumkan di waktu yang tepat,” kata Monami.
(stu)cnn indonesia

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Tampilan Jokowi yang Kembali Formal Saat Blusukan

Jakarta – Presiden Joko Widodo ‘hobi’ bergaya kasual saat blusukan dan kunjungan ke daerah belakangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *