Home - Nasional - Santap Makanan Selamatan, 50 Warga Keracunan di Sukabumi
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Santap Makanan Selamatan, 50 Warga Keracunan di Sukabumi

Santap Makanan Selamatan, 50 Warga Keracunan di Sukabumi
Syahdan Alamsyah – detikNews
Foto: Syahdan Alamsyah

 

detikd16b724d-5f1a-4c44-9b62-f11cca70cb96

Jakarta – Puluhan warga di Kampung Cikarae RT 3 RW 5 Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Sukabumi, Jawa Barat mengalami keracunan massal pada Kamis (24/3/2016) sore kemarin. Dugaan sementara keracunan tersebut akibat penganan yang dihidangkan salah seorang warga saat menggelar acara selamatan.

Informasi yang diperoleh detikcom hingga saat ini tercatat ada 50 orang yang masih dalam penanganan medis Puskesmas dan Rumah Sakit.

“Jumlah keseluruhan ada 29 orang yang dirawat piham Puskesmas Cikakak dan 21 orang di RSUD Palabuhanratu. Keluhannya sama, pusing disertai mual setelah menyantap makanan di acara selamatan salah seorang warga,” kata Kapolsek Cikakak AKP Iji Jubaedi saat dihubungi detikcom sekira pukul 08.45 WIB, Jumat (25/3/2016).

Kronologis kejadian tersebut menurut Iji bermula dari salah seorang warga bernama Dedi yang menggelar acara selamatan 4 bulan kehamilan istrinya sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis kemarin. Sejumlah makanan saat itu dihidangkan tuan rumah.

“Warga berdatangan dan menyantap makanan berupa nasi uduk, telur rendang dan rujak yang disediakan tuan rumah. Selang beberapa jam kemudian sekitar pukul 20.00 WIB, warga mengeluh sakit kepala dan mual. Semakin malam jumlahnya terus bertambah hingga akhirnya dibawa ke Puskesmas Cikakak. Karena daya tampung terbatas, sebagian korban kita bawa ke RSUD Pelabuhanratu,” terang Iji.

Iji juga menyebut jika pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi untuk mengechek sampel makanan. “Hasilnya baru keluar tiga hari ke depan, kita belum bisa pastikan penyebab keracunannya apa. Bisa karena rujak atau makanan lain,” tandas dia.

Sementara itu informasi yang diberikan Humas RSUD Pelabuhanratu, Billy menyebut jika korban didiagnosis menderita keracunan. Meski mengeluhkan pusing dan mual hanya beberapa pasien yang mengalami muntah.

“Semua pasien kita rawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sejak malam jumlahnya terus bertambah. Sampai pagi tadi masih ada 21 orang dalam penanganan intensif pihak RS,” singkatnya.

Selain orang dewasa, sejumlah anak-anak ikut menjadi korban dalam peristiwa keracunan itu. Mila (35) Warga Kampung Gandawayang RT 03 RW 06 menyebut kedua anaknya yaitu Rima (3) dan Joni (9) mengalami keracunan setelah menyantap makanan yang dibawa dari acara selamatan yang digelar tetangganya itu. Meski saat ini kondisi anaknya berangsur pulih, namun kondisinya masih terlihat lemas.

“Ayahnya pulang bawa makanan katanya dari acara selamatan, kita makan bareng dan setelah itu dua anak saya mengaku pusing. Langsung saya bawa ke puskesmas, ternyata disana banyak yang mengalami hal yang sama,” kata Mila kepada detikcom.

Mila sendiri merasa heran meski dijadikan santapan malam satu keluarga, hanya dua putranya yang mengalami keracunan sementara dia dan suaminya selamat. “Anehnya saya dan suami nggak ngerasa apa-apa, padahal kami sama-sama makan nasi uduk dan telor rendang” imbuhnya.
sumber : detiknews . (tor/tor)

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Tampilan Jokowi yang Kembali Formal Saat Blusukan

Jakarta – Presiden Joko Widodo ‘hobi’ bergaya kasual saat blusukan dan kunjungan ke daerah belakangan …