Home - Riau - Sekolah harus Transparan Gunakan Dana BOS
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Sekolah harus Transparan Gunakan Dana BOS

38danabos

Triwulan I Cair
Sekolah harus Transparan Gunakan Dana BOS

PEKANBARU-Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau, Dwi Agus Sumarno mengharapkan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Triwulan I secara transparan penggunaannya oleh sekolah. Ia juga meminta pihak sekolah menyampaikan kepada wali murid secara terbuka penggunaan dana BOS.

“Dana BOS tahap pertama ini sudah cair dan telah dikirimkan ke rekening sekolah masing-masing. Jika ada pihak sekolah yang tidak transparan, wali murid segara melaporkan ke kita. Kita akan tindak tegas,”tutur Dwi, Selasa (24/3/2015).

Diakuinya, tahap pertama ini pencairan dana BOS memang terlambat dari jadwal biasanya. Karena biasanya akhir Januari atau paling lambat awal Februari, sekolah-sekolah sudah menerima dana BOS tahap pertama. Namun tahun 2015 ini, baru pertengahan Maret sekolah-sekolah menerima dana BOS untuk triwulan pertama ini.

“Memang, biasanya dana BOS tahap pertama ini cair akhir Januari atau paling lambat awal Februari. Tapi sekarang dana BOS baru cair, dikarenakan pihak Provinsi Riau kembali memfalidasi data siswa yang akan menerima bantuan dana BOS, sehingga pencairan jadi terkendala,” katanya.

Dengan telah cairnya dana BOS tahap pertama ini, lanjutnya, pihaknya menginginkan sekolah agar dapat mempergunakan alokasi dana BOS ini sesuai dengan point-point yang ditetapkan.halloriau

Penulis : Debsy Septiani
Editor : Yusni Fatimah

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Surat Edaran Cuti Bersama Lebaran 1438 H, Idul fitri 2017

TUTELAH.COM. Pekanbaru – Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Republik Indonesia …