Home - Riau - Kabupaten Rokan Hilir - Ternyata, pt.jatim jaya perkasa belum membuat izin membuka lahan perkebunan
Pasang Banner Disini : Hubungi 0823 8639 7918

Ternyata, pt.jatim jaya perkasa belum membuat izin membuka lahan perkebunan

saksi-ahli
TUTELAH.COM – UJUNGTANJUNG, Senin: 05/12/2016, Pengadilan Negri Ujung Tanjung kembali menggelar sidang dengan agenda pemeriksaan saksi ahli Prof.Dr.Bambang Heru kebakaran hutan dari jaksa penuntut umum terkait kebakaran lahan dan hutan oleh pt.jatim jaya perkasa (jjp).

Menurut keterangan saksi ahli kebakaran hutan prof.Dr.Bambang Heru,pada saat kelokasi lahan kebakaran,saksi ahli melakukan pengecekan, mengambil sampel, mendata. Pengambilan sampel dilakukan dengan dua tim dan titik sampel di ambil sepuluh (10) titik pada lahan terbakar dan lahan yang tidak terbakar.

Menurut keterangan saksi ahli kebakaran hutan prof.Dr.Bambang Heru,hasil leb di bawa ke institut pertanian bogor yang tidak terakreditasi. Hasil leb institut pertanian bogor setelah di analisis menyatakan, pembiaran yang mengakibat kan kerusakan lahan dan lingkungan.

Menurut keterangan saksi ahli kebakaran hutan prof.Dr.Bambang Heru,sebelum ke lokasi kebakaran, saksi terlebih dahulu ke kantor pt.jatim jaya perkasa (jjp) dan setelah itu langsung ke lokasi kebakaran lahan. Saksi ahli kebakaran hutan mengatakan,dari fakta-fakta di lapangan,pt.jatim jaya perkasa (jjp) tidak memenuhi standar sarana dan prasarana di perusahaannya.

Menurut keterangan saksi kebakaran hutan prof.Dr.Bambang Heru,dari data hotspot,dari tahun 2009 hingga tahun 2014 terdapat beberapa titik hotspot di lahan pt.jatim jaya perkasa (jjp).Menurut ahli,dalam aturan harus ada tempat penampungan air atau embung. Saksi ahli mengatakan, pt.jatim jaya perkasa belum membuat izin membuka lahan perkebunan.

Menurut keterangan saksi ahli kebakaran hutan prof.Bambang Heru,pt.jatim jaya perkasa sudah di gugat oleh kementrian lingkungan,sesudah kebakaran,pada saat sidang lapangan,blok s dan blok t sudah tidak ada. Ada juga pohon-pohon yang tidak produktif. Pada tahun 2014 ada audit dari Presiden dalam hal ini kementrian lingkungan serta amdal terkait masalah pencemaran lingkungan.

Menurut keterangan saksi ahli kebakaran hutan prof.Dr.Bambang Heru,di dalam siup sudah di tentukan bahwa pihak pt.jatim jaya perkasa (jjp) wajib menaati peraturan dan tanggung jawab terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lingkungan.Saksi ahli mengatakan,luas lahan pt.jatim jaya perkasa (jpp) yang terbakar seluas seribu (1000) hektar,karena kebakaran juga terjadi pada tahun sebelumya.

Pt.jatim kata perkasa (jjp) yang di wakili direksi Halim Golzali di laporkan oleh kementrian lingkungan hidup dengan dakwaan jaksa penuntut umum (jpu) pasal 98, pasal 99 dan pasal 108 jo pasal 116 no 32 tahun 2009 tentang perlindungan lingkungan hidup.

Majelis hakim di pimpin oleh ketua Lukmanulhakim Sh dan hakim anggota Crimson Sh Mh serta Rina Yose Sh dan jaksa penuntut umum Sobrani Binsar Sh dan Endra Andre Sh serta penasehat hukum pt.jatim jaya perkasa (jpp) Toni Hutapea Sh dan M sitepu Sh.

Lap: TO.

Komentar Pembaca

komentar

#Tag : Riau | Berita Riau | Berita Rokan Hilir | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul 
Untuk Pemasangan Iklan Hubungi Kami : 0823 8639 7918

Check Also

Apel pertama pasca libur lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah Pemkab Rohil

  ROHIL-Bupati Rohil H Suyatno, memimpin apel pertama pasca libur lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah. …